Social Icons

Pages

Mei 20, 2013

Takdir atau Hanya Ketidaksengajaan ??


Entah aku harus memulainya darimana. Aku gaktau apa yang sedang terjadi pada diriku maupun hidupku. Semua berjalan tanpa aku kendalikan. Terjadi seperti halnya air yang mengalir. Yang tak semuanya bisa mengalir tanpa melewati halangan. Bisa saja air itu menabrak bebatuan ataupun melewati pusaran air yang membuat air itu menjadi berputar mengikuti pusaran tersebut. Yah, deskripsi itu sedikit menggambarkan kehidupan yang sedang terjadi. Tak semuanya berjalan mulus. Sekalipun itu hanya air tak selamanya mengalir tenang.

Aku tak ingin bicara tentang jalan kehidupanku ini. Aku hanya ingin menyampaikan sesuatu yang aku sendiri tak mengerti apa maksud dari sesuatu yang terjadi ini. Mbulet yaah ? Ya, emang mbulet kok. Makanya aku juga bingung. Aku terbayangi pertanyaan yang aku sendiri tak bisa menjawab ini.

Aku dan dia sudah tidak ada apa-apa. Entah, mengapa sampai saat ini aku masih merasa masih ada sesuatu yang mengganjal. Rasanya masih ada yang belum selesai. Entah apa. Aku baru bisa bangkit darinya setelah 6 bulan berjalan. Dan akhirnya sudah 3 bulan aku benar-benar melepasnya. Tapi, selama 9 bulan ini, banyak sesuatu yang ganjil yang tak bisa aku maknai sendiri. Dalam kurun waktu tersebut, aku terus berusaha melawan semua gejolak yang ada dihati ini. Meskipun tak semua usahaku berjalan mulus. Aku mengalami banyak kegagalan. Entah faktor apa saja yang bisa membuatku gagal untuk berusah bangkit. Aku benar-benar ingin melepas semua. Semua. Sampai perasaan ini pun ingin aku lepas. Aku tak ingin terus terbayangi olehnya. Aku ingin semua terjadi biasa saja. Tanpa ada perasaan yang membuat semua berbeda. Tanpa ada kenangan yang bisa membuat semua menjadi tak nyaman. Yah, aku harus bisa ! Itu yang aku inginkan. Tapi, mengapa banyak orang yang tak bisa mempercayai usahaku ini ? Mereka menganggap aku tak bisa melakukannya. Mengapa tak banyak yang mendukungku untuk memilih jalan ini. Mereka masih menganggap aku punya kedekatan dengannya. Aku tak habis pikir. Tapi itu tak mengubah keinginanku. Aku harus berhasil ! Harus !

Awalnya aku mengira, ada yang salah dari perasaanku karena aku mendeskripskan sendiri. Tapi karena aku tak bisa untuk memendan sndiri dan berusaha untuk menjelajahi pikiranku sendiri, aku mencoba untuk menanyakan kepada beberapa temanku. “Apa bener kalo aku ngerasa gini?”. Dan mereka pun menjawab dengan jawaban yang tak berbeda jauh “Itu namanya takdir”. Ah, aku tak tau. AKu mengira itu semua terjadi karena faktor ketidaksengajaan. Aku yakin. Tapi, setelah beberapa lama. Semua itu terjadi lagi dan berulang-ulang kali. “Apa iya ketidaksengajaan bisa terjadi berulang-ulang kali? Kalo memang gak sengaja tapi kenapa semua sama ? Nyaris tak ada sedikitpun yang berbeda?”

Dia datang disaat aku memikirkannya. Entah memikirkan tentang apa. Entah itu hal senang, sedih, ataupun ketika diliputi oleh amarah. Dia benar-benar hadir. Di dunia nyata ataupun maya dia hadir ketika aku baru saja berpikir tentangnya. Senang ? Sedih ? Gak tau. Yang jelas itu yang bisa menghambat proses bangkitku menjadi susah.

Bagaimana tidak ? Disaat aku sudah hampir berhasil melepaskannya, Lah dianya malah nongol gitu aja. Udah gitu abis nongol langsung ngilang. Haaah. Itu pun tak hanya terjadi sekali, duakali, ataupun tigakali. Yaaaaaaah, berkali-kali ! Takdir ataukah ketidaksengajaan ? Mungkin kau yang disana tidak akan mengerti mengapa sampai terjadi serumit ini. Aku sendiri tak bisa memaknai ini.

Takdirkah atau hanya ketidaksengajaan ?
Jika takdir mengapa terjadi seperti ini ?
Jika ketidaksengajaan mengapa terjadi sesering ini ?

Mei 16, 2013

New Nephew :D

Tok.. tok.. tok..
Assalamualaikum... Permisi...

Tak lama kemudian, pintu pun terbuka. Terlihat seorang wanita dengan menggendong seorang adik kecil yang imut. Hihihi. Yap, wanita itu adalah kakak sepupuku. Yang telah memutuskan untuk berkeluarga 2 tahun silam. Dan Alhamdulillah tahun lalu pasangan tersebut telah dikaruniai buah hati yang imut seperti tante mudanya ini. Hihihi.
Add caption
AISYAH NIRADIAH MARJAN ENDRIANTO
SURABAYA, 02 APRIL 2012
Yah, kemarin bisa dibilang “pandangan pertama awal aku berjumpa” hahaha. Sayangnya dulu aku tak bisa melihatnya pada saat masih bayi dahulu. Dulu aku tak bisa pergi kesana dikarenakan ada suatu halangan yang menyebabkan aku harus tinggal dirumah tanpa ikut keluargaku yang lain untuk melihatnya. Nah, akhirnya kemarin ada kesempatan untukku bertemunya.
Ais, aku memanggilnya. Adik kecil yang suka lari-lari. Ya, dia suka banget lari-lari keliling rumahnya, tanpa menghiraukan rasa capek. Sungguh lucunya. Pipinya yang menggemaskan membuatku tak henti-hentinya menciumnya. Uh, sungguh lucu sekali. Aku rindu.
Wah, aku senang punya keponakan ! Tapi disisi lain, aku juga sudah jadi tante. Hahaha. Tante muda yang baik hati. Ais, memanggilku dengan sebutan Auntie. Biar gak kelihatan tua-tua banget lah yaa. Hihihi.
Keponakan baru, jabatan baru. Bye.
 dari kiri ke kanan
(emaknya ais, utinya ais, ais, mamaku, aku)

 mamaku sama ais

 tante barunya ais yg cantik kyak ais :D

Mei 07, 2013

Go To Surabaya


Jumat, 3 April 2013 Pukul 09.15 kereta Sri Tanjung yang datang dari arah Banyuwangi tiba di stasiun Jember. Saat itu juga aku langsung memberikan tiketku kepada seseorang yang sengaja menjaga didepan pintu masuk ke dalam stasiun. Setelah aku memberikan tiket dan e-KTP kemudian juga mendapatkan stempel yang bertuliskan ‘Telah Diperiksa’ yang telah diberikan oleh seorang laki-laki itu, akhirnya aku berhasil masuk ke dalam stasiun untuk kemudian naik ke dalam kereta api Sri Tanjung yang telah parkir di dalam stasiun tersebut. Pada hari itu, aku akan pergi menuju ibukota Jawa Timur yang bernama Surabaya. Dan dikarenakan keesokan harinya pada hari Sabtu, 4 April 2013 aku akan kembali berperang dengan soal-soal yang membuat kepala menjadi nut-cenut. Yah, aku kembali mengikuti serangkaian tes demi mendapatkan sekolah setelah aku lulus nanti. Sekarang aku cuma bisa berharap dan berdoa aka nada mukjizat yang aku terima. Amin.

Yah, setelah kereta berjalan selama kurang lebih 3 jam lamanya akhirnya aku sampai di stasiun Sidoarjo. Tepatnya pada pukul 12.25. Aku sengaja turun di stasiun tersebut karena menurutku itu stasiun yang terdekat dari tempat tesku esok hari. Pada hari itu aku hanya ingin tau bagaimana kondisi tempat tesku tersebut. Bisa dibilang survey lokasi gitu deeeeh. Hehehe. Aku turun dari kereta dan kemudian keluar dari stasiun tersebut. Setelah keluar dari stasiun itu aku harus berjalan sekitar 500 meter untuk mendapatkan angkutan umum berwarna kuning (kalau di Jember disebut Lyn) dengan jurusan ke arah Joyoboyo. Angkutan umum tersebut pun telah aku dapatkan dan pak sopir pun telah memainkan setirnya. Sekitar pukul 14.00 aku sampai di tempat tujuanku yaitu Universitas Bhayangkara yang terletak di jalan A. Yani disebelah Kantor Kepolisian Daerah (Kapolda). Karena waktu hampir menuju ke Ashar, akhirnya tempat tujuan awalku mencari Masjid di sekitar kampus tersebut. Setelah selesai melakukan shalat Dhuhur, aku capcus mencari ruangan mana yang akan aku singgahi esok hari.

(Data Pendaftaran)

(Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk)


Aku mendapatkan nomor yang bisa dibilang cukup muda sih yaitu 350187. Dan akhinya aku mendapatkan ruangan yang bernomor A23 yang terletak di lantai 2 gedung Fak. Ekonomi I. Yah, setidaknya aku sudah tau dimana lokasinya dan sekiranya tak akan membuatku kebingungan esok hari. Setelah aku mendapatkan ruanganku, aku kemudian menuju kantin yang ada di kampus itu. Laper. Itu yang bisa tergambarkan pada situasi saat itu. Sesuatu yang wajar karena sebelum berangkat tidak ada ritual sarapan pagi yang kulakukan haha. Ditambah lagi energi yang aku punya habis terkuras karena situasi yang hot sekaleeee yang menyebabkan keringat bercucuran. Huft. Makan dan minum pun selesai. Aku harus melanjutkan perjalananku yang masih lumayan panjang.

Setelah keluar dari Ubhara (Univ. Bhayangkara) aku melanjutkan perjalananku masih dengan menggunakan angkutan yang sama. Aku pun mendapatkannya. Sampai akhirnya aku harus turun di tujuan terakhir angkutan tersebut yaitu Terminal Joyoboyo. Kemudian aku kembali menaiki angkutan umum yang berbeda. Kali ini aku naik mobil kijang berwarna coklat dengan jurusan Manukan. Ku duduk samping pak supir yang sedang bekerja. Hahaha. Perjalanan saat itu lama sekali. Yang membuat lama saat itu adalah hari Jumat ditambah lagi waktu pulang kerja para pekerja-pekerja yang menyebabkan “Macet”. Panas pun saat itu tak dapat di tolerir. Belum lagi polusi yang dikeluarkan oleh kendaraan-kendaraan bermesin, gedung-gedung tinggi yang banyak kacanya, asap rokok. Ah, mungkin itu sudah biasa di kalangan orang-orang sana. Aku hanya bisa diam dan terpaksa menikmati situasi yang terjadi saat itu. Sampai akhirnya aku sampai di Terminal Manukan pukul 16.35. Tempat tujuanku pertama kali setelah turun dari mobil adalah mencari minuman dingin yang bisa menyegarkan tenggorokanku yang sudah mulai mengering. Perjalanan belum selesai, aku belum sampai di rumah budheku yang ada di perumahan Perhutani. Aku kembali melanjutkan perjalanan yang tinggal sedikit lagi dengan menggunakan Bentor (Becak Motor) begitu orang sana menyebutnya. Setelah 15menit perjalanan dengan Bentor, akhirnya aku sampai di depan rumah budheku tersebut. Alhamdulillah.

*Note : Kereta Api saat ini sudah mengalami kemajuan di banding dengan keadaan yang dulu-dulu. Kelas ekonomi pun saat ini bisa menikmati fasilitas AC dengan harga tetap. Dan saat ini kita tidak perlu berebutan tempat duduk karena nomor kursi pun telah ditentukan

Maret 20, 2013

Malam Ini

Hai malaaaaaam ...

Aku dipertemukan lagi dengan malam yang seperti ini. Malam yang basah. Namun bukan karena hujan. Sesuatu aliran air yang lebih tenang tapi bisa membuat bantal dan guling menjadi basah karenanya. Yaaah, seperti malam-malam yang dahulu pernah aku lewati sebelumnya. Setelah beberapa waktu yang lalu aku tak pernah melewati malam-malam seperti ini. Malam yang tenang, damai, sendu. Lagi-lagi hatiku terketuk untuk menuliskan sesuatu tentangmu (mengapa sampai saat ini hanya kamu yang bisa menginspirasi aku secepat ini ?) ke dalam diary elektronikkku ini. Bukanlah sesuatu yang indah ataupun menarik. Aku hanya ingin mengungkapkannya ketika aku sendiri tak sanggup untuk mengatakan ini kepadamu. Atau karena ini sudah larut malam sehingga aku tak punya teman bicara untuk berbagi cerita ini. Entahlah, yang jelas saat ini, malam ini aku merasakan ada sesuatu yang mengganjal lagi. Tapi, aku sengaja menahan rasa penasaranku ini untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi. Karena jika ini terus dibiarkan, usahaku untuk move on yang selama ini aku lakukan akan berakhir dengan sia-sia.

Sejauh ini aku memang mengatakan "aku sudah move on kok". Dan itu benaaaaaaar. Semenjak saat itu aku selalu berusaha untuk bangkit, berusaha untuk mengembalikan keadaan menjadi baik-baik saja, berusaha untuk menutupi semua kepahitan termasuk juga menutup kenangan-kenangan yang mungkin bisa membuat aku terus mengulang kejadian yang telah terjadi. Yaah , meskipun tak semuanya menyakitkan. Ada hitam ada putih, ada jalan lurus ada jalan berliku-liku, ada pahit dan ada juga manis. Meskipun jalan yang telah kita tempuh hanya sejenak, itu cukup menyita sebagian dari diriku untuk bersinggah. Tak begitu banyak tapi cukup mengesankan.

Dan saat ini jika mereka bisa melihatku sebagai seseorang yang punya hidup baru, itu tandanya aku sudah sukses. Aku sukses untuk menjadi pemain drama yang bermain dibelakang topengnya. Sungguh indahnya, ketika melihat diriku tersenyum didepan cermin. Tapi, suatu saat nanti aku yakin aku pasti bisa membuat diriku tersenyum lebih indah dari saat ini.Yaah , suatu saat nanti dan itu entah kapan ...

Dan untukmuuuu .....
Jangan merasa dirimu sepi, sendiri
Pandanglah langit malam
Lihatlah pancaran sinar rembulan
Disana banyak bintang tersebar di langit luas
Maka bertemanlah dengan mereka
Dan rasakan damainya angin malam

Januari 07, 2013

L I B U R A N K U

“Libur telah tiba… Libur telah tiba… Hore Hore Horeeeeeeeeee…..”

Itu sepenggal lirik dari lagu seorang penyanyi cilik Tasya. Yah, setidaknya kalimat itu bisa terucap setelah satu semester atau sekitar 6 bulan kita seorang pelajar telah melewati waktunya yang dihabiskan di sekolah. Terlebih yang sedang duduk di kelas 12 seperti saya. Yang pagi, siang, malam hanya dihabiskan dengan belajar, belajar, belajar. Bukan karena hobi atau mencari kesenangan. Tapi karena tuntutan. Yah, tuntutan seorang pelajar demi mendapatkan ijazah SMA. Hahaha.

Gimana dengan rapornya ? Bagus ? Hahaha. Aku tidak bisa mengatakan itu bagus atau sebaliknya. Nilaiku meningkat dari semester sebelumnya kok. Yang aku tau raporku gak mengecewakan. Alhamdulillah, aku bersyukur. Itu hasil yang aku dapet di semester terakhirku ini. Meskipun aku tau, hasil ini gak sebagus teman-temanku yang lain sih. Tapi, setidaknya mamaku gak kecewa atas hasil yang aku dapet ini. Bangga ? Mungkin iya, salah satu alasan aku bangga dengan raporku karena mamaku dapat tersenyum melihatnya. Senangnya. Setelah melewati masa-masa menegangkan itu. Akhirnya datanglah Time to Holiday !!!!!!!!!! Nyahaha. Meskipun rencana liburan gak ada tapi tetap disambut hangat kok. Hahaha.
Oke, hari pertama liburan hari Senin, 24 Des 2012 gak ada acara apa-apa selain mengikuti Diklat SAR adik-adik kelasku. Yah, cukup menyenangkan dan bisa mengisi waktu luangku.

Hari berikutnya Selasa, 25 Des 2012 aku pergi holiday ke Pantai Papuma (Pasir Putih Malikan) setelah hampir satu tahun aku tak mengunjunginya. Jam 08.00 WIB aku, adek, dedek, dan mamaku berangkat ke tempat tujuanku. Yah, setelah kurang lebih 1,5 jam diperjalanan akhirnya kami pun sampai di tempat pembelian tiket masuk. Ramai. Macet. Yaa, banyak kendaraan yang telah mengantri untuk membeli tiket masuk. Dan akhirnya tiket masuk pun sudah ditangan. Sampai disana dikejutkan dengan pemandangan yang sedikit kurang sedap sih. Kurasa ini sudah hal yang wajar sih. Sampah. Menumpuk.
Semakin tempat ini banyak dikenal, semakin banyak yang datang, dan semakin banyak juga sampah yang dihasilkan. Miris sekali. Yah, tapi aku gak mau juga berlarut-larut dalam ke-mirisanku haha. Ku lanjutkan perjalananku menyusuri pantai yang suara ombaknya dapat sedikit memberikan efek pada diriku. Tsaaaah. Akupun tak melewatkan waktuku untuk berfoto-foto ria. Ini nih.




Time is out. Waktunya pulang. Dan hari itu menjadi hari yang ‘sedikit’ melelahkan tapi tetap menyenangkan.

Rabu-Kamis, 26-27 Des 2012 setelah meluangkan waktu untuk keluarga kecilku tercinta saatnya meluangkan waktu untuk saudara-saudara organisasiku. Yah, meskipun sudah di hari ketiga. Tapi tak ada salahnya juga kalau aku datang untuk membantu jalannya acara diklat itu. Aku memutuskan untuk bermalam disana bersama saudara yang lain dan pulang di keesokan harinya. Dan itu menyenangkan.

Jumat, 28 Des 2012 aku memutuskan untuk berdiam dirumah dan beristirahat demi mengembalikan tenagaku. Karena sebelumnya aku telah di wanti-wanti oleh sang Mama untuk istirahat. Beliau berkata bahwa kita besok akan pergi ke Jogja selama 4 hari. Hahaha. Dan itu sebabnya aku memilih untuk diam dirumah. Selain itu aku menggunakan waktuku untuk melakukan packing.

Sabtu-Selasa, 29 Des 2012-awal tahun 2013 aku menghabiskan waktuku di kota Jogjakarta (ada bagian sendiri yang menceritakan ini). Yang jelas ini menyenangkan.

Rabu, 2 Jan 2013 aku menghabiskan waktu dirumah. Bukan dikarenakan lelah, tapi aku telah tepaaaaar. Hahaha. Setelah berhari-hari di Jogja terus diguyur hujan. Tidur pol-polan wes. Haha.

Kamis, 3 Jan 2013 badan sudah sedikit bisa diajak kompromi. Sore sekitar jam 15.00 WIB setelah hujan reda, aku keluar bersama sahabat-sahabat SMP-ku. Yah, kami bertiga. Aku satu sekolah dengan salah satu sahabatku dan yang satunya lagi berbeda sekolah. Kemudian kami memutuskan untuk mencari tempat makan yang pas buat nongkrong dan cerita-cerita ala kita. Hahaha. Sampai akhirnya kita memutuskan untuk pulang setelah waktu menunjukkan jam 18.30 WIB. Setelah itu aku langsung meluncur ke Panaongan. Dikarenakan disana sedang ada acara ‘Diskusi dan Nobar Film Indie’. Ramai. Senang bisa berkumpul-kumpul dengan yang lainnya. Berhubung aku menginap di rumah saudara angkatanku Rawit, akhirnya aku dan Gemmok memutuskan untuk pulang setelah kulihat jarum jam telah menunjukkan pukul 21.15 WIB. Akhirnya sampai dirumah saudaraku itu. Kami sedikit bercerita-cerita dan akhirnya terlelap.

Jumat, 4 Jan 2013 pukul 08.00 WIB aku pulang keruma setelah aku bermalam dirumah saudaraku itu. Sebenarnya hari itu hari dimana kami berangkat ke G. Lemongan, Klakah. Tapi karena suatu hal akhirnya ditunda keesokan harinya. Aku kembali kerumah dan bersantai ria.

Sabtu, 5 Jan 2013 aku sedikit kecewa dikarenakan aku tidak bisa mengikuti saudara-saudaraku yang lain untuk pergi ke G. Lemongan. Yah, fisik ngedrop lagi alhasil restu Mama tak kudapatkan. Diam dirumah dan mencoba menikmatinya.

Minggu, 6 Jan 2013 hari ini. Yah, pagi tadi aku sudah bersiap untuk pergi ke Alun-Alun kota Jemberku ini untuk mengikuti ‘Jalan Gembira’ yang dilaksanakan oleh Pemkab Jember demi memperingati Dirgahayu Jember ke-84. Dan pada malam harinya aku kembali berkumpul dengan saudara-saudaraku tercinta. Ngopi-ngopi bareng. Cerita-cerita ala mereka. Hahaha. Meskipun hujan di hari ini tak kunjung reda. Itu bukan menjadi penghalang bagi kita untuk tetap berkumpul. Yah, malam ini malam terakhir hari liburku. Sebelum kembali bergelut dengan sejuta kesibukan ala pelajar. Hahaha.

Liburan semester terakhirku kali ini lumayan berkesan kok. Aku bisa membagi semua waktuku untuk orang-orang terdekatku. Keluarga, Organisasi, Sahabat, Keluarga yang ada di Panaongan, Jenyvers, Kota Jemberku, Saudara se-angkatanku. Aku senang bisa melewati semuanya meskipun aku harus jatuh bangun menghadapi fisikku yang drop-dropan ini. Tsaaaah. Terimakasih Tuhan yang telah memeberiku waktu untuk bersama orang-orang terhebat disekitarku.

Desember 03, 2012

Workshop Produksi Film

“Pendukungmu, Pembinaan, Pengembangan Film Pendek Untuk Pembangunan Karakter Bangsa di Dalam Negeri” 

Yah, tadi pagi. Hari kedua di bulan terakhir tahun 2012 pukul 04.30 aku sudah terbangun dari tidur panjangku. Ketika aku sadar, tadi malam aku tidur masih terlalu sore. Dan pada malam yang sama juga, ada pertandingan Indonesia Vs Malaysia. Dan disana aku memang sengaja untuk melewatkan moment tersebut. Alhasil, aku tidak sia-sia karena tidak mengikuti serangkaian acara tersebut. Dimana pada saat itu, skor akhir 2-0 dan kemenangan bukan milik bumi Pertiwi ini.

 Haha, pagi ini sama seperti pagi-pagi biasanya. Aku terbangun, dengan mata yang masih sedikit emm , enggan untuk membuka hahaha. Tangan merab-raba seisi kasurku, berharap aku menemukan hapeku. Alhasil, aku berhasil menemukannya. Segera ku lihat pesan masuk yang ada di hapeku. Nihil. Tak ada pesan darimu. Yaaaaah, setiap pagi saat ku terbangun. Aku berharap, aku membaca ‘Name Contact’ mu diantara pesan masuk yang ada. Yaaah, itu hanya harapanku. Haha.

Oke, kembali ke topik awal. Hehe. Pagi ini aku sudah ada jadwal untuk mengisi hari liburku ini. Aku dan teman-temanku yang lain sudah terdaftar pada acara ‘ROADSHOW 6 KOTA SE-JAWA TIMUR, PEMUTARAN DAN WORKSHOP PRODUKSI FILM’ yang diadakan oleh tim VideoTalk Movement. Sebelumnya, aku mendapat berita acara tersebut dari masku sing paling ngguanteng dewe wes. Hahaha. Yap, mas RZ Hakim. Beberapa hari yang lalu, mas Hakim mengirimkan pesan singkat yang isinya menawariku untuk ikut dalam acara tersebut. Tanpa berpikir panjang pun aku membalas dengan respon positif. Ya, disisi lain aku memang sempat tertarik pada dunia seperti itu. Kayaknya acaranya bakal seru deh ? Itu satu kalimat yang aku pikirkan. Aku terus membayangkan, pasti seru yaa bergelut dengan dunia seperti itu.

Dan pada hari ini, hari dimana acara tersebut dilangsungkan. Berdasarkan draft acara yang ada, acara tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB. Yaah, ternyata kebiasaan orang Indonesia yang seperti ini masih membudidaya. Kemudian, aku beserta teman-temanku yang lain beranjak untuk segera bergerak menuju lantai 3 di gedung Universitas Muhamaddiyah Jember. Setelah mengisi absen dan mendapatkan fasilitas-fasilitas (modul, blocknote, alat tulis, ID Card, snack, map) yang ada aku dan teman-temanku langsung masuk ke sebuah ruangan dan mencari tempat duduk yang cukup nyaman. Setelah, beberapa menit berlalu, acara pun dimulai. Sambutan satu per satu dari tim VideoTalk Movement pun tak terlewatkan. Serangkaian acara kami perhatikan dengan baik. Semua peserta workshop sangat komunikatif dan antusias untuk terus mengikuti acara ini. Di kesempatan ini kita semua mendapatkan kesempatan untuk langsung bertanya-jawab tentang apa yang diresahkan dalam pembuatan film. Tak sedikit juga yang antusias bertanya. Dan tim penyaji pun dengan senang dan tentunya dengan rasa yang ikhlas menjawab satu per satu dari pertanyaan yang telah kita ajukan. Dari sana kita dapat saling bertukar pikiran. Di acara ini, kita tidak hanya disuguhkan dengan materi-materi yang ada. Yang mungkin bisa membuat kita merasa bosan dan mengantuk haha. Kita juga disuguhkan dengan Apresiasi Film Pendek Indonesia 2012 yang tak kalah menariknya. Dan dari film-film itu, aku semakin merasa iri dengan hasil karyanya yang sungguh memukau. Tapi entah mengapa, aku juga merasa termotivasi bahwa aku juga pasti bisa melakukan hal yang sama seperti mereka. Hanya tergantung pada ‘niatnya’ seperti yang dikatakan oleh salah seorang penyaji. Yaaaah, banyak hal yang aku dapatkan setelah mengikuti acara ini.

Selama 6 jam lamanya aku dan teman-temanku berada di acara ini, aku merasa tak ada yang sia-sia. Semua bermanfaat. Hanya tinggal aku saja bagaimana cara mengembangkan ilmu ini. Haha. Sepulang dari acara ini, aku dan teman-temanku mempunyai obsesi untuk bisa membuat film juga. Yaaah, meskipun hanya film documenter yang dikerjakan oleh orang-orang amatiran. Hahaha. Tapi, kalau tidak dicoba kan tidak akan tahu dimana kurangnya yaa. Dari mencoba itu kita bisa menghasilkan yang terbaik :D DO THE BEST !

ini foto dengan tim VideoTalk Movement setelah acara selesai
 
Blogger Templates